Beberapa kota besar di Indonesia tidak lepas dari masalah kemacetan. Kemacetan sudah menjadi pemandangan sehari-hari. Seolah-olah macet menjadi hal yang biasa. Tapi tahukah kita betapa besar kerugian yang ditimbulkan kemacetan? Kerugian yang ditimbulkan akibat kemacetan lalu lintas diantaranya meningkatnya biaya operasional kendaraan akibat menurunnya kecepatan perjalanan rata-rata, kerugian nilai waktu akibat hilangnya kesempatan berproduksi akibat tundaan waktu perjalanan, kerugian psikis akibat stress serta perilaku yang tidak produktif, serta gangguan kesehatan akibat polusi udara.
Makassar merupakan salah satu kota yang rawan terjadi kemacetan lalu-lintas. Terutama pada ruas jalan Urip Sumoharjo. Saat ini upaya yang dilakukan Pemerintah Kota pada level mikro yaitu dengan pelebaran jalan. Timbul pertanyaan kemudian apakah kebijakan ini cukup efektif menyelesaikan masalah kemacetan?. Ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian dari upaya pelebaran jalan ini:
1. Produksi kendaraan yang terus meningkat dan tidak dibatasi dalam beberapa waktu kedepan dapat menimbulkan kejenuhan tingkat pelayanan jalan.
2. Pelebaran jalan menjadi faktor pemicu bertambahnya jumlah kendaraan pribadi.
3. Ditebangnya beberapa pohon besar yang sudah berusia puluhan tahun yang merupakan penghasil oksigen, disisi lain polusi udara semakin meningkat.
4. Masalah klasik klaim tanah di lokasi pelebaran jalan yang dilakukan masyarakat dalam meminta dana ganti rugi atau pembebasan lahan.
Dalam menangani masalah transportasi di Makassar, Pemerintah Kota Makassar sudah saatnya memperhatikan konsep pendekatan TOD (Transit Oriented Development). Dalam penyusunan Rencana Tata Ruang, pendekatan TOD harus menjadi acuan sehingga tercermin pula pada rencana yang lebih detail (Rencana Detail Tata Ruang-RDTL) dan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL). Penentuan lokasi tempat tinggal, tempat kerja dan pusat kegiatan lainya harus dilakukan terpadu dengan sistem transportasi untuk memudahkan warga menggunakan angkutan massal. Daerah perintis kemerdekaan adalah merupakan daerah yang cocok untuk pengembangan konsep TOD karena dapat mengurangi perjalanan kendaraan pribadi ke pusat kota.
Thanks 4 infox....lhina
BalasHapuspake busway ka supaya tidak macet :D
BalasHapus