Sabtu, 31 Mei 2014

Either you run the day, or the day runs you


Either you run the day, or the day runs you. Jim Rohn.
Lewatilah hari, atau biarkan Ia yang melewati anda.

Ungkapan yang cukup bagus, namun mampukah kita membedakannya?. Mungkin kita harus membuat beberapa schedule dalam melewati hari, agar waktu tak terbuang percuma. Namun kadangkala kita membiarkan waktu berlalu begitu saja, dan kita menikmati itu. Ya karena setiap orang mencari kebahagiaan dengan caranya masing-masing. 
Mungkin kita semua sepakat kalau orang yang sukses itu adalah orang yang mampu melewati hari dengan sebaik-baiknya dan terencana. Sementara orang yang membiarkan dirinya dilewati oleh hari, hanya akan menjadi penonton kehidupan.

Kemudian kita kembali mendefinisikan kata “sukses”. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, sukses memiliki arti yang sederhana tapi mendalam. Kata “sukses” didefinisikan sebagai “berhasil” atau “beruntung”. Mungkin karena itu sebagian besar orang mengaitkannya dengan pencapaian materi atau harta.  Menurut Suhardi, sukses adalah apa yang kita rasakan saat meraih sesuatu, bukan apa yang dirasakan orang lain. Lebih sederhananya adalah keberhasilan kita meraih apa yang kita inginkan.

Lalu apa yang kita rasakan dengan “sukses” itu? Ya, bahagia tentu saja. Pada akhirnya tujuan seseorang adalah rasa bahagia. Seperti pada setiap ucapan selamat “semoga bahagia selalu”. Rasa “bahagia” itu sederhana namun kadangkala menjadi mahal. Tergantung bagaimana cara seseorang menikmati hidupnya. Karena segala sesuatunya adalah tentang rasa. Bagaimana kita merasakan hidup.

Kembali lagi pada ungkapan di awal. Either you run the day, or the day runs you. Lewatilah hari, atau biarkan ia yang melewati anda. Mungkin kita harus memilih sendiri, yang mana membuat kita bahagia.